fifkifjk
Copyright Zona Pelajaran. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Quote

Search

Tampilkan postingan dengan label SMK (X) Tata Kecantikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMK (X) Tata Kecantikan. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 20 Juli 2013

Istilah Kamus dalam Ilmu Kecantikan

Abrasive : Proses pengikisan atau penipisan, dalam perawatan kuku, pelaksanaannya dibantu
kosmetika untuk kesempurnaan hasil. Sedangkan wujud kosmetika dapat berupa krim, pasta, atau gel
Acrylic : Bahan sintetis dalam berbagai wujud, ada yang gumpalan padat, bubuk, lembaran.
Dalam perawatan kuku, sering dimanfaatkan yang berbentuk bubuk untuk memperbaiki atau mengubah bentuk kuku
Accupresure : Tindakan menekan–nekan pada titik-titik wajah tertentu dengan menggunakan alat
atau ujung jari.
Acne / jerawat : Suatu penyakit radang yang disebabkan oleh bakteri, yang mengenai susunan pilosebaseus yaitu kelenjar palit dengan folikel rambutnya
Acne Lotion : Anti jerawat berbentuk cair
Acne scar : Pori-pori besar atau bahkan berlubang atau bopeng pada kulit wajah yang disebabkan oleh jerawat
Adhesive : Perekat khusus yang digunakan untuk menempel bulu mata tambahan, ataupun crepe hair pada rias fantasi.
Aging Skin : Kulit menua, yakni kondisi kulit wajah yang mengalami pengurangan daya elastisitas
dan disertai terjadinya penurunan kualitas, sehingga kulit wajah nampak lebih kusam, kering, dan lebih tua dari usianya. Bisa terjadi pada berbagai usia yang disebabkan oleh kondisi nutrisi, kesehatan dan faktor gaya hidup.
Air brush Nail Art : Alat dalam seni menghias kuku yang dipergunakan untuk membantu mempercepat mengeringnya cat kuku atau hiasan kuku. ktivator : Larutan khusus untuk mencampur bubuk acrylic
Allergen : Kondisi kulit yang sensitif, biasanya jenis kulit ini lebih tipis dari jenis kulit lain sehingga sangat peka terhadap hal-hal yang bisa menimbulkan alergi
Analisa/diagnosa : Proses menarik kesimpulan atas kondisi klien sebelum dilakukan oerawatan kecantikan berdasarkan data atau catatan, dan fakta.
Anamnesse : Proses analisa kondisi klien sebelum dilakukan perawatan dengan metode wawancara atau konsultasi untuk mengingat kembali riwayat kondisi klien berdasarkan pengalaman dan ingatan klien.
Anidrosis : Suatu keadaan bila kulit tidak dapat berkeringat, yang disebabkan kelenjar keringat tidak mampu berfungsi lagi atau karena suatu penyakit.
Antiseptik : Bahan-bahan kimia yang berfungsi membunuh kuman/bakteri
Asam alfa  hidroksi (AAH atau Alfa Hidroxil Acid/AHA) :  Asam karbosilat yang memiliki gugus hidroksi pada posisi alfa. Secara alamiah zat ini terdapat dalam buah-buahan dan yogurt. Manfaatnya sebagai emolien, yang dapat meningkatkan pergantian sel kulit mati dan pembentukan sel kulit baru, mengurangi ikatan antar komeosit dan mensintesis kolagen sehingga dapat mengurangi keriput halus, membentuk kulit halus dan sehat
Astringent : Kosmetika penyegar untuk jenis kulit berminyak 
Base Coat (cat dasar) : Kosmetik kuku yang digunakan sebelum menggunakan cat kuku agar cat kuku melekat dengan segera pada permukaan kuku.
Beautician : Ahli kecantikan kulit
Beauty Operator : Orang yang melaksanakan pelayanan dalam bidang kecantikan kulit
Beautician : Ahli kecantikan kulit
Berpigmentasi : Kondisi kulit yang memiliki pigmen sehingga berwarna dan tidak pucat. Contoh : orang Asia berwarna kuning, orang negro berwarna hitam, orang Indonesia berwarna sawo matang, dan orang Indian berwarna kemerahan
Biokosmetika : Kosmetika yang mengandung zat-zat biologis aktif, biasanya berasal dari hewani atau nabati 
Blush-on(Rouge)  : Perona pipi yakni kosmetik pemberi warna pada pipi sehingga wajah tampak lebih cantik dan lebih segar
Bolus alba : Bahan dasar kosmetika masker berasal dari hasil tambang yang diolah menjadi
berupa bubuk.
Botoks (botolinum toxin) : Cairan protein alami yang telah dimurnikan, dapat merelaksasikan otot-otot yang menyebabkan kerutan, menciptakan kulit lebih halus, meremajakan, dan memberkan penampilan yang lebih mudaBromidrosis : Terdapatnya keringat yang berbau (bisa disebut “bau badan”) yang mungkin disebab-kan oleh bakteri di kulit yang mengadakan dekomposisi keringat, atau karena kelenjar keringat apokrin bekerja lebih aktif
Cikatri (Cicatrial) (rias wajah cikatri) : Rias wajah dengan tujuan untuk menyamarkan cacat kulit.
Chemical peeling : Teknik pengelupasan yang meluruhkan lapisan kulit terluar hingga kulit terlihat lebih segar, dapat menipiskan noda akibat sinar matahari dan usia, mampu mengatasi hiperpigmentasi, bekas jerawat dan keriput halus
Concealer : Kosmetika rias wajah berguna untuk koreksi rias di sekitar kantung mata. Warna sesuai tujuan rias, ingin tampak lebih gelap atau lebih terang
Cuticle Cream : Kosmetika perawatan kuku berupa krim untuk melembutkan kutikula, sehingga ketika dilakukan perawatan tidak terasa sakit.
Cuticle Oil : Kosmetika perawatan kuku berupa minyak untuk melembutkan kutikula sehingga ketika dilakukan perawatan tidak terasa sakit.
Cuticle Pusher (pendorong kutikula) : Alat untuk perawatan kuku berfungsi untuk mendorong kutikula sehingga memudahkan untuk dipotong bagian ujungnya atau
kulit arinya.
Cuticle Removers (Solvent) : Kosmetik kuku untuk melunakkan kulit ari yang ada di sekitar kuku sehingga kulit ari mudah dilepaskan.
Dehidrasi : Kehilangan atau kekurangan air dalam lapisan kulit yang diakibatkan oleh kurangnya asupan air ke dalam tubuh atau keluarnya cairan tubuh yang berlebihan.
Depilasi : Tindakan penghilangan bulu atau rambut badan secara sementara tanpa mengganggu
bagian yang tertanam di dalam kulit, sehingga dalam beberapa hari,
rambut akan tumbuh kembali. Dilakukan dengan mencukur, menggunting, menggosok putus rambut-rambut menggunakan sarung tangan abrasif, dan penghancuran keratin batang rambut dengan krim-krim depilatori.
Dermabrasi : Pengelupasan atau pengikisan kulit yang dilakukan dengan alat dermabrator yang
bekerja sebagai ‘gerindra kulit’
Dermatoglifi : Pola sidik jari
Dermatomikosis : Sejenis panau yaitu infeksi jamur yang dangkal yang disebabkan oleh fungus
malassezia furtur. Penyakit ini berupa bercak-bercak yang kadang tersebar di seluruh tubuh, berwarna putih kelabu, kecoklat-coklatan atau kehitam-hitaman disertai pengelupasan sisik-sisik halus.
Dermis, korium atau kutis : Lapisan kulit jangat sebagai tempat ujung saraf perasa, keberadaan kandung rambut, kelenjar keringat, kelenjar palit atau kelenjar minyak, pembuluh-pembuluh darah dan getah bening, dan otot penegak rambut
Disposel /disposible : Fasilitas atau alat perawatan kecantikan yang sifatnya sekali dipakai dan harus
dibuang dengan alas an sanitasi hygiene. Contohnya : tissue, kapas, jarum jerawat,
jarum elektrolisis, celana dalam, dll
Effleurage : Teknik gerakan mengusap ringan pada pengurutan
Ekskresi : Sistem Pengeluaran. Kulit mengeluarkan zat-zat tertentu berupa keringat yang dikeluarkan melalui pori-pori dengan membawa garam, yodium dan zat kimia lainnya
Electronic : Teknologi (listrik) 
Emery Boards (kikir ampelas) : Alat manikur dan pedikur untuk membentuk, merapihkan dan menghaluskan kuku.
Emulsier (Pencampur) : Bahan yang memungkinkan dua zat yang berbeda jenis dapat menyatu, misalnya lemak atau minyak dengan air menjadi satu campuran merata (homogen)
Emulsi O/W (emulsi oil in water) : Emulsi pembersih yang kandungan minyaknya lebih sedikit dari air atau emulsi dengan kadar air yang tinggi digunakan untuk pembersih make-up
Emulsi W/O (emulsi water in oil) : Emulsi pembersih yang kandungan airnya sedikit, banyak menghasilkan konsistensi yang lebih lembut dan dapat meningkatkan efektivitas preparat dalam membersihkan kotoran yang larut dalam air
Ephelides atau freckles : Bintik-bintik coklat atau kehitam-hitaman dan menjadi lebih gelap karena pengaruh
sinar ultra violet, besarnya sebesar kepala jarum pentul sampai sebesar biji jagung,
terjadi pada bagian tubuh yang sering langsung terkena sinar matahari seperti muka, leher, lengan, punggung tangan dan tungkai, serta biasanya bergerombol secara simetris kanan dan kiri.
Epidermis : Kulit ari, sebagai lapisan yang paling luar
Essential oil : Minyak hasil dari olahan tumbuhan yang mengeluarkan aroma khas yang digunakan sebagai terapi dalam perawatan wajah maupun badan. Penggunaan dengan dicampur minyak dasar (base oil)
Epilasi : Tindakan mengangkat / mencabut bulu / rambut yang tidak dikehendaki, biasanya dilakukan untuk menyempurnakan bentuk alis atau pada area kulit tertentu yang tidak menginginkan pertumbuhan rambut tersebut
Eye make-up remover : Kosmetika untuk membersihkan riasan di kelopak mata
Eye shadow Bayangan mata
Eye liner Sipat mata yakni semacam pinsil untuk membentuk mata
Eye brow Pinsil untuk membentuk alis
Eversion : Kaitannya dengan posisi ujung telapak kaki keluar dari meridian
Facial merawat wajah
Facial Bed : Tempat tidur khusus untuk berbaring pelanggan/klien pada waktu menerima layanan perawatan kulit/badan
Facial Mask Pack : Jenis kemasan masker yang sudah dipak oleh produsen kosmetika, konsumen tinggal menggunakan tanpa membuat adonan. Biasanya kosmetika kemasan ini dipergunakan untuk perawatan di rumah. Kosmetika ini dapat berupa jelly atau pasta.
Facial Pack : Satu set alat atau kosmetika perawatan wajah
Facial Sauna : Jenis alat untuk menguap wajah
Faradic : Alat listrik kecantikan arus searah yang berdaya guna menimbulkan kontraksi otot, dimanfaatkan untuk melatih otot yang kendur
Friction : Teknik gerakan menggosok dengan melingkar-lingkar pada pengurutan
Foundation : Kosmetika rias wajah untuk dasar bedak atau alas bedak bertujuan memberi warna dasar serta mendasari bedak, agar menempel lebih baik pada kulit muka dan lebih bertahan lama, berdasarkan jenis wujudnya foundation ada yang padat, cair atau pasta.
Frimator : Jenis alat listrik kecantikan yang berdaya guna menimbulkan gerak mekanik, dimanfaatkan untuk membersihkan kulit lebih mendalam (deep cleansing).
Galvanic : Jenis alat listrik kecantikan arus searah yang berdaya guna ionisasi, dimanfaat-kan
untuk meresapkan kosmetik pemu-puk yang berbentuk ekstrak (ionthopo-resis), atau disincrustasi.
Geriatri (Rias Wajah Geriatric) : Rias wajah untuk wanita usia lanjut
Grease : Pembengkakan meradang pada kaki dengan pembentukan retak kulit serta ekskresi kulit mengeluarkan bahan berminyak.
Hidrogen peroksida atau hidrogen dioksida (H2O2) : Terbentuk dari dua atom hidrogen dan dua
atom oksigen berguna untuk melawan bakteri, virus, mencegah infeksi, bahan pemutih gigi dan pembersih kotoran telinga.
Hidrokuinon (hydroquinone) : Bahan aktif yang dapat mengendalikan produksi pigmen yang tidak merata, berfungsi untuk mengurangi atau menghambat pembentukan melanin kulit.
High Frequency : Jenis alat listrik kecantikan dengan frequency tinggi yang berdaya guna mengubah energi listrik menjadi energi cahaya yang mengandung anti bakteri, dimanfaatkan untuk mensterilkan jerawat.
Hiperidrosis : Suatu keadaan tubuh bilamana keringat yang dihasilkan berlebihan
Hiperkeratosis : Peningkatan keratinisasi secara abnormal
Hipodermis atau subkutis : Jaringat penyambung di bawah kulit berfungsi sebagai bantalan atau penyangga benturan bagi organ-organ tubuh bagian dalam, membentuk kontur tubuh dan sebagai cadangan makanan
Hygiene : Berkenaan dengan ilmu kesehatan, kebersihan dan bebas dari penyakit
Infra Red Lamp : Lampu yang didesain khusus mengeluarkan sinar infra merah, berfungsi untuk
membantu mempercepat proses peresapan kosmetika serta memberi rasa hangat pada kulit sehingga manfaat perawatan lebih cepat. Lampu ini dapat digunakan untuk perawatan wajah dan badan.
Inversion : Kondisi posisi ujung telapak kaki berlawanan dengan eversion.
Ionthoforesis : Salah satu metode penerapan alvanic yang berfungsi nourishing (pemupukan)
Inflamasi : Kondisi meradang yang biasa terjadi pada kulit
Insfeksi : Salah satu teknik analisa dengan cara mengamati secara seksama untuk
mendapatkan data dan fakta tentang kondisi kulit, ataupun adanya kelainan kulit
Jerawat : Kondisi kelainan kulit yang biasanya terjadi pada kondisi kulit berminyak berupa
tonjolan dengan ukuran bervariasi tergantung jenisnya.
Keratosis seboroik : Tumbuhan epidermal jinak yang disebabkan oleh penebalan lapisan tanduk, sebesar kepala jarum pentul sampai sebesar biji jagung, berwarna coklat sampai hitam, tidak menular, dan hanya timbul sedikit di atas permukaan kulit, berbentuk pipih dengan permukaan yang licin ataupun kasar seperti pada kutil
Kolagen : Suatu protein yang terdiri atas berbagai asam amino seperti glisin, prolin, hidroksiprolin, alanin, leusin, arginin, asam aspartat, asam glutamat, dan asam-asam amino lainnya
Komedo : Jenis kelainan kulit yang berupa tonjolan kecil diakibatkan adanya penyumbatan lemak di bawah lapisan kulit. Biasanya terjadi kondisi kulit yang berminyak.
Kontra-indikasi : Suatu kondisi yang dinyatakan tidak boleh dilakukan perawatan
Kosmetika : Campuran dari suatu bahan yang digunakan untuk perawatan dan menambah kecantikan kulit dan atau rambut, yang dalam pemakaiannya melalui dioleskan, dipercikkan, disemprotkan, dan bukan golongan obat.
Kurap (dermatofitosis) : Sejenis infeksi kulit berbentuk bulat dengan diameter 3-4 cm, pinggirnya meninggi, dan berwarna merah sedang di bagian tengah-nya bersisik halus menimbulkan rasa gatal.
Kutil atau verucca vulgaris : Sejenis tumbuhan epidermal yang disebab-kan oleh virus dan dapat menular, dapat membesar dan permukaannya tidak rata, warnanya coklat, kelabu atau kehitam-hitaman
Latex : Jenis perekat untuk menempelkan bahanbahan kosmetika berkaitan dengan pembentukan rias karakter
Lentigo yaitu sejenis naevus pigmentosus : Menyerupai ephilides, licin berwarna coklat tua dan kecil. Lentigo dapat terjadi sejak lahir atau baru timbul kemudian tetapi sekali timbul tidak akan hilang lagi
Lip balm : Kosmetik bibir untuk melembabkan dan mencegah bibir pecah-pecah serta terkelupas
Lip care : Kosmetik untuk perawatan bibir agar bibir tidak kering atau pecah-pecah
Lip gloss atau lip sheener : Kosmetik bibir untuk memberikan kesan mengkilat (glossy) sehingga bibir kelihatan basah, lembut, halus, dan mengkilat. Lipgloss dipakai setelah menggunakan lipstik
Lip Make-up Remover : Kosmetika pembersih rias bibir
Lipofilik : Semacam populasi bakteri atau jamur yag senang memakan lemak dan mudah mengalami peningkatan
Lipstik atau lipcolor : Jenis kosmetik untuk memberi warna pada bibir
Locker : Almari khusus untuk penyimpanan barang
Massage Cream : Jenis kosmetika bentuk krim yang digunakan untuk pengurutan
Melasma : Bercak-bercak berwarna coklat kehitaman (hiperpigmentasi) di kulit muka yang sangat khas seperti di daerah pipi, dahi dan bibir atas, yang disebabkan oleh kehamilan, pil kontrasepsi, pemakaian kosmetik dan sinar matahari
Merkuri, air raksa atau hydragyrum (Hg) : Bahan kosmetika berbentuk logam yang pada suhu kamar berwujud cair, tidak berbau, warnanya keperakan, dan mengkilap. Merkuri dapat membuat kulit terbakar,
menjadi hitam, bahkan dapat berkembang menjadi kanker kulit
Miliaria : Suatu kelainan kulit yang disebabkan oleh adanya retensi keringat akibat tersumbatnya pori-pori kelenjar keringat
Minyak Atsiri : Minyak Atsiri : Minyak yang berasal dari saripati tumbuhan (essensial oil) yang beraroma khas. Karena sifatnya mudah menguap maka disebut juga minyak terbang, seperti : minyak sereh berdampak
rileks dan mengantukkan.
Moisterizer/ Moisterizing : Kosmetika yang berfungsi menjaga kelembaban dan menormalisir kadar air
dalam kulit Naevus pigmentosus (tahi lalat) : sejenis tumbuhan jinak berwarna coklat sampai hitam yang biasanya ada sejak lahir dan membesar sejalan dengan meningkatnya usia.
Nail Acrilic : Kuku palsu berasal dari Acrylic atau bahan pembentuk kuku berasal dari acrylic.
Nail Brush (sikat kuku) : Alat manikur dan penikur untuk membersih-kan kuku dan ujung-ujung jari dengan bantuan air hangat yang mengandung soap Nail
Enhancement : Tindakan meningkatkan penampilan kuku
Nail Extention : Tindakan meningkatkan penampilan kuku dengan menyambung kepanjangan kuku.
Nail Gel : Meningkatkan penampilan kuku dengan bahan jelly
Nail Tip : Bahan perekat yang dipergunakan pada proses pelaksanaan nail extention atau menambah kepanjangan kuku.
Nedle : Jarum khusus untuk mengeluarkan jerawat/ komedo ataupun yang digunakan pada pemakaian alat electrolisis.
Nouse Patty : Jenis lilin khusus yang dapat dibentuk untuk penambahan efek tertentu pada rias karakter.
Orangewood Stick : Alat untuk memberi krim, minyak atau obat pelarut pada kuku dan kulit kuku
Palpasi : Salah satu teknik analisa dengan cara meraba/ menekan untuk mendapatkan data dan fakta dari kondisi kulit, otot.
Parafin : Jenis lilin dengan titik suhu lebur rendah, digunakan untuk pengangkatan bulu yang tidak dikehendaki ataupun untuk masker tergantung tipe/jenisnya.
Pelanggan dan atau Klien : Orang yang datang untuk minta pelayanan jasa salon sesuai keinginan
Peeling cream : Kosmetik kemasan berbentuk cream yang berfungsi untuk mengelupas sel tanduk yang sudah mati, digunakan untukmerawat kulit wajah. Selain berbentuk cream ada pula peeling yang berbentuk bubuk atau emulsi 
Petrisage : Teknik gerakan menekan dan meremas pada pengurutan
Pinset : Jenis alat untuk mencabut alis. Pinset ukuran khusus untuk pemasangan bulu mata individual.
Premier : Jenis bahan pembunuh bakteri yang dikenakan sebelum penambahan kuku palsu
Preservative (Pengawet) : Bahan pengawet yang digunakan meniadakan pengaruh kuman-kuman terhadap kosmetika, sehingga kosmetika tetap stabil tidak cepat kadaluwarsa
Pulverisator : Jenis alat untuk mengaplikasikan kosmetik penyegar dengan teknik semprot sehingga penyegar dapat berubah partikel yang lebih halus tersebar keluar
Radikal bebas : Molekul ganas yang akan menggerogoti sel-sel tubuh termasuk jaringan kalogen, terbentuk sebagai efek polusi lingkungan, paparan sinar matahari, pemakaian air yang tercampur bahan kimia, perubahan cuaca dan faktor lain yang mengganggu pertumbuhan normal kalogen 
Retidektomi : Suatu tindakan bedah kosmetik untuk mengurangi serabut otot wajah yang kendur, membuang kulit wajah dan leher yang berlebihan, mengurangi timbunan lemak di kulit leher, sehingga kulit wajah menjadi kencang kembali
Rinoplasti (rhynoplasty) : Bedah kosmetik untuk memperbaiki bentuk hidung dengan memperkecil atau memperbesar ukurannya
Sari placenta : Kompleks zat aktif yang sangat baik untuk perawatan kulit yang menua, karena
mengandung nukleotida, hormon-hormon steroid, asam lemak, asam amino, vitamin dan unsur-unsur mikro
Sawar asam : Lapisan pelindung kulit dengan nilai pH sekitar 5,5. sebagai penghalang alami
yang efektif dalam menangkal ber  kembang biaknya jamur, bakteri dan berbagai jasad renik lainnya di permukaan kulit
Scotch tape : Alat untuk mengoreksi mata yang tidak seimbang atau mengganjal kelopak mata agar menjadi lebih besar. Scotch tape dibuat dari bahan sejenis plastik atau
bahan yang membuat eye shadow mudah menempel pada kelopak mata.
Senduk Una : Jenis alat dari steinless, untuk mengeluarkan isi jerawat /komedo
Serum : Campuran dari berbagai bahan organis aktif. Serum dalam konsentrasi tinggi, memiliki kemampuan untuk menembus kulit secara lebih baik, dan penyerapannya ke kulit lebih efektif dan efisien
Shading : Tindakan memberikan warna lebih gelap dari warna kulit aslinya pada bagianbagian wajah untuk menyembunyikan ketidak sempurnaan
Siringoma atau siringokistoma : Tumbuhan jinak yang terjadi karena pelebaran saluran kelenjar keringat
Skin Peeling : Tindakan mengelupas sel tanduk yang sudah mati dengan menggunakan kosmetik peeling cream dengan gerakan penggosokan secara rotasi.
Solvent (Pelarut) : Bahan yang berfungsi sebagai zat pelarut seperti air, alkohol, eter, dan minyak
Soothing lotion : Jenis kosmetik penenang kulit setelah dilakukan skin peeling ataupun setelah proses epilasi/depilasi (pengangkatan bulu yang tidak dikehendaki). Spatula : Alat untuk mengambil kosmetik yang berbentuk krim ataupun untuk mengoleskan wax/parafin bila ukurannya besar.
Sterilisasi : Tindakan mensucihamakan jasad renik
Sterilizer/box sterilizer : Alat yang berfungsi mensterilkan peralatan kecantikan, dapat berbentuk kotak yang di dalamnya terdapat lampu sinar ultra violet yang mempunyai daya anti bakteri
Surfactant (surface active agens) : Bahan-bahan yang memperbaiki daya pembersih air seperti sabun, produkproduk kondensasi protein-asam lemak,  sulfonated oils dan anionic surfactant.
Sunscreen (tabir surya) : Kosmetik pelindung kulit dari radiasi sinar ultra violet matahari
Tapotage : Teknik gerakan menepuk pada pengurutan.
Thermoregulasi : Pengatur panas. Kulit mengatur suhu tubuh melalui dilatasi dan konstruksi pembuluh kapiler serta melalui perspirasi yang keduanya dipengaruhi saraf otonom
Tinea pedis (athlete’sfoot) : Sejenis penyakit yang disebabkan oleh jamur pada kaki terutama pada telapak kaki dan sela-sela jari kaki.
Tint : Tindakan untuk menonjolkan bagianbagian wajah dengan memberikan warna lebih muda dari warna kulit aslinya.
Top Coat (sealer) : Kosmetik kuku berupa cairan yang digunakan di atas/setelah menggunakan cat kuku
Towel Steamer : Alat untuk menghangatkan dan mensterilkan handuk perawatan.
Tretinoin Bahan aktif dalam kosmetika, berupa zat kimia yang termasuk vitamin A asam atau etinoic acid, berfungsi untuk membentuk struktur atau lapisan kulit baru, mengganti lapisan kulit luar yang rusak
Trolley : Rak beroda untuk menempatkan alat dan kosmetika
Vapozone : Jenis alat listrik kecantikan yang berdaya guna mengeluarkan uap yang mengandung anti bakteri.
Vacuum Suction : Alat listrik kecantikan yang berdaya guna mengubah energi listrik menjadi energi mekanik, dimanfaatkan untuk mengisap kotoran yang berada di pori-pori.
Vibratie : Teknik gerakan menggetar pada sistem pengurutan
Vibrator : Jenis alat dengan daya kerja getaran tinggi untuk merawat badan dengan tujuan untuk menghancurkan lemak
Vitiligo : Gangguan pigmentasi pada kulit, ditandai adanya bercak-bercak putih karena kehilangan melanin, dan terjadi secara turun temurun
Wax : Jenis malam khusus dengan titik lebur tinggi, untuk mengangkt bulu yang tidak dikehendaki. Tersedia hot wax/cold wax.
Xanthoma : Sejenis penyakit yang ditandai dengan terjadinya lempeng-lempeng pipih atau benjol-an berwarna kuning jingga, dan biasanya terletak di kelopak mata, tidak terasa gatal atau sakit dan bersifat familier (diturunkan) karena berhubungan dengan kadar koles-terol darah yang tinggi.
Zink Okside : Jenis bubuk campuran masker.

Kosmetika Tradisional untuk Wajah dan Kulit

Perawatan kecantikan dapat dilakukan dengan menggunakan Kosmetik Tradisional Indonesia. Pada hakekatnya perawatan secara tradisional merupakan salah satu manifestasi kebudayaan kita, dan sebagai seni perawatan diri yang turun-temurun. Berikut akan diuraikan pengetahuan tentang tumbuh-tumbuhan yang bermanfaat bagi kulit dan wajah yang banyak digunakan dalam perawatan kecantikan secara tradisional.


a. Kunyit (curcuma domesticaerhizoma)
Kunyit mengandung minyak atsiri, sikloiserin, mirsen, metal farbinol, d.kamper, dan curcumin. Kandungan antioksidan yang terdapat di dalam warna kuning dari kunyit menjadi kunci untuk kesehatan dan kecantikan. Sebagai bahan kosmetik, kunyit telah dikenal luas secara turun temurun dan digunakan oleh puteri-puteri keraton untuk merawat kecantikannya. Kunyit yang mengandung curcumin dan zat antioksidan sangat efektif untuk menjaga kecantikan, menghaluskan kulit, mengurangi bau badan, menjaga tubuh tetap ramping dan memperlancar haid. Kunyit dapat juga digunakan sebagai masker dan lulur, menjadikan tubuh dan wajah terlihat lebih cerah, tetapi gunakan kunyit yang muda agar warna kuningnya tidak terlalu pekat. Penggunaan kunyit untuk masker yaitu kunyit diparut, kemudian dijemur lalu campurkan dengan tepung beras, sari jeruk atau alpokat, aplikasikan pada wajah maka kulit wajah akan mulus dan halus. Fungsi lain kunyit adalah untuk mengobati eksim dan kudis, bahkan bila sudah diolah menjadi salep bisa digunakan untuk mengobati borok.

b. Lidah buaya (aloe vera)
Lidah buaya mengandung sekitar 72 zat yang dibutuhkan tubuh, di antaranya asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat seperti lignin, saponin, senyawa antrakuinon, senyawa kuinon, dan senyawa gula. Dalam hal pengobatan, lidah buaya mampu menghilangkan bekas luka bakar pada kulit, ini karena kandungan saponin yang berfungsi sebagai pembersih dan antiseptik. Dalam hal kecantikan kulit, lidah buaya bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Lendir lidah buaya mengandung zat lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit. Lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubu dari permukaan kulit. Hasilnya kulit tidak cepat kering dan tetap lembab sehingga terlihat awet muda. Untuk menghaluskan kulit, lidah buaya digunakan sebagai campuran adonan masker.

c. Bunga kenanga
Kenanga mengandung minyak kenanga yang memberi wangi pada tubuh. Minyak kenanga merupakan minyak esensial untuk keperluan kosmetik yang dapat membantu mengurangi garis ketuaan, merangsang sel baru, mengatasi kulit kasar karena terlalu banyak kosmetik, dan mengatasi kulit berminyak. Minyak sumber vitamin E yang mampu memberikan perlindungan dari radiasi sinar ultra violet sebagai salah satu penyebab penuaan kulit. Untuk keperluan perawatan kulit wajah, tumbuk halus 5 kuntum bunga kenanga, 5 ruas jari rimpang temu giring dan satu buah kulit jeruk purut. Saring kemudian peras. Airnya oleskan pada wajah dan biarkan beberapa menit.

d. Tomat
Tomat mengandung betha carotene dan likopen yang merupakan antioksidan dan pre-vitamin A, yang memiliki khasiat untuk menghaluskan kulit wajah dan mengobati jerawat. Untuk keperluan perawatan wajah, tomat dicuci, potong menjadi 4 bagian lalu oleskan pada wajah, biarkan sampai kering kemudian bilas dengan air hangat. Untuk perawatan sehari-hari, tomat yang merah tua diperas dan airnya oleskan pada wajah, wajah akan terasa segar dan halus.
e. Air Teh Basi

Air teh basi mengandung polyfenol yang merupakan zat antioksidan yang berfungsi untuk mengurangi jerawat. Caranya, diamkan air teh yang berasal dari daun teh yang diseduh semalam dipanci terbuka. Keesokan harinya, air teh sudah berasa sejuk dan gunakan untuk mencuci wajah selama beberapa menit, kemudian wajah dicuci dengan air hangat.

f. Seledri

Seledri berkhasiat untuk mengatasi kulit berminyak. Caranya, ambil beberapa daun seledri dari iris halus, masukkan ke dalam mangkuk yang berisi air mendidih, biarkan selama 20 menit. Simpan di lemari es agar zat yang terkandung di dalamnya tidak rusak. Pada malam hari, aplikasikan pada wajah menggunakan kuas, dan terakhir bilas dengan air hangat.

g. Cengkih (eugenia caryophylata)
Kuncup bunga, tangkai dan daun cengkih, mengandung minyak atsiri eugenol, zat penyamak dan lendir. Pada umumnya cengkih berkhasiat menghilangkan rasa mual dan bau mulut. Daun cengkih dapat dipakai sebagai param. Minyak cengkih dapat digunakan sebagai parfum.

h. Kemukus (piper cubeba linn)
Buah kemukus mengandung minyak atsiri kubebin, asam kubebat, terpen, zat pahit, lendir dan mineral yang sangat berguna untuk menormalisir fungsi selaput lendir saluran kemih.

i. Kencur (kaemferia galanga linn)
Akar kencur mengandung sineol, alkaloida, kamfer dan beberapa zat lain. Kencur banyak dipakai dalam jamu, karena berkhasiat utuk meredakan pembengkakan dan kekakuan otot, menghilangkan rasa kembung perut serta untuk merangsang pembentukan keringat.

j. Mawar (regula, rosa SPP)

Daun-daun bunga segar dari beberapa jenis keluarga rosa disuling, hingga menghasilkan minyak mawar yang dalam dunia kosmetika tradisional digunakan sebagai bahan untuk membuat penyegar yaitu minyak mawar dicampur dengan air menjadi air mawar. Air mawar juga berguna sebagai bahan untuk melarutkan bubuk masker menjadi adonan masker yang siap digunakan.

k. Jahe

Jahe mengandung antioksidan sebesar 21.571 mmol / 100 gr, yang dapat berfungsi sebagai antioksidan bagi kulit bila dikonsumsi. Selain dapat menghangatkan tubuh, jahe memiliki berbagai khasiat yang sangat baik untuk kulit. Beberapa fungsi positif yang dapat diperoleh dari jahe diataranya dapat menghilangkan kasar-kasar pada kaki apabila dicampur dengan minyak nabati, kemudian digosokkan pada bagian kaki yang kasar. Selain itu jahe juga dapat dijadikan herbal healing bath yang dapat mengatasi kelelahan otot, gejala flu, menenangkan, menghangatkan dan menyegarkan tubuh. Manfaat lainnya, jahe dapat dijadikan ginger salt scrub, yang berfungsi untuk menghaluskan kulit kering, membantu proses pengeluaran racun dan membantu pelepasan sel-sel kulit mati.

l. Minyak Cendana
Minyak cendana mengandung minyak sulingan kulit cendana. Minyak ini berkhasiat untuk menghangatkan badan, merangsang peredaran darah, merawat kulit dan membuat badan menjadi harum, lembut serta untuk mencegah kulit kering. Minyak ini dapat juga digunakan dalam pemijatan badan, punggung, tangan dan kaki.

m. Sari ketimun

Dalam ketimun terdapat zat zaponin, protein, kalsium, garam fosfat, vitamin B dan vitamin C. Sari ketimun digunakan sebagai cairan pembersih, karena saponin yang terkandung di dalamnya
memiliki daya pembersih yang baik. Sari ketimun sangat baik untuk kulit berminyak, kulit yang peka dan kulit yang terbakar (mendinginkan). Sari ketimun dipakai sebagai bahan penyegar (astringent). Sari ketimun berkhasiat juga untuk memupuk dan memutihkan kulit.

n. Minyak bergamot
Bergamot mengandung minyak atsiri, mudah menguap dan didapat dari penyulingan kulit jeruk kuning, coklat, dan hijau serta berbau harum. Minyak bergamot baik digunakan sebagai body lotion.

o. Minyak kacang
Minyak kacang mengandung berbagai asam lemak yang dapat digunakan sebagai bahan pelunak dalam pembuatan krim malam.

p. Minyak jarak (oleum ricini, castor oil)
Minyak jarak diperoleh dari penyulingan kulit buah jarak, tidak berwarna dan digunakan sebagai bahan pembuatan lipstik, cat kuku serta penghapus cat kuku

Cara dan Khasiat mandi air hangat untuk kesehatan tubuh

 Cara Mandi dengan Air hangat dan Khasiatnya untuk kesehatan tubuh yaitu :
1. Mandi air hangat dengan suhu sekitar 32 – 35 derajat celcius selama 10 – 20 menit dapat membuka pori-pori yang dapat mengeluarkan toksin atau racun dari dalam tubuh.
2. Sebuah studi terbitan New England Yournal of Medicine menunjukkan, penderita diabetes yang menghabiskan waktu setengah jam berendam dalam bak air hangat, tingkat gula darahnya turun sekitar 13 %.
3. Penyakit kulit tertentu seperti eksim, ruam atau gatal-gatal dapat diobati dengan menambahkan baking soda (Sodium Bicarbonate) ke dalam bak mandi air hangat. Dalam hal ini Sodim Bicarbonate bertindak sebagai antiseptik. Dianjurkan berendam selama 10 – 20 menit.
4. Infeksi Yeast seperti sariawan dapat dibantu dengan menambahkan tiga atau empat sendok cuka dari sari buah apel ke dalam bak mandi. Dianjurkan berendam selama 15 – 20 menit. Kegiatan ini juga dapat mengeluarkan racun dari dalam tubuh, karena cuka dapat menyeimbangkan kembali kadar keasaman tubuh.
5. Campurkan air hangat dengan tetesan minyak esensial seperti lavender, peppermint atau lemon. Rendam kaki selama 10 – 20 menit ke dalam larutan tersebut, maka gejala flu dan sakit kepala dapat dicegah.
6. Apabila otot terasa pegal, rendam kaki dengan air hangat bersuhu sekitar 37 derajar celcius yang dicampur dengan sedikit garam. Pada umumnya rasa pegal akan berkurang/hilang dengan cara seperti ini.
Akan Tetapi ini merupakan cara Mandi Air Hangat yang salah 
Jangan di tiru ya ^_^

Tentang Kecantikan, Kesehatan dan Kepribadian



1. Kecantikan
Fenomena kecantikan sebagai bagian dari gaya hidup wanita, keberadaannya telah dirasakan sejak berabad-abad yang lalu. Secara tradisional teknik perawatan tubuh sudah dikenal sebagai bagian dari unsur kebudayaan masyarakat sepanjang perkembangan umat manusia. Di jaman Mesir kuno yang diperintah oleh Dinasti Firaun, ditemukan tulisan-tulisan sejarah yang berhubungan dengan kecantikan dan cara-cara perawatannya berikut ‘obat-obat’ dan bahanbahan kosmetik yang sudah dikenal dengan baik. Cleopatra adalah Ratu Mesir kuno yang namanya melegenda sebagai primadona kecantikan dan menjadi simbol dewi kecantikan pada masa itu. Temuan-temuan tersebut menjadi bukti bahwa kecantikan telah menjadi bagian dari kebutuhan hidup wanita sepanjang masa. Kecantikan identik dengan penampilan diri dan merupakan aset berharga bagi setiap wanita. Konsep kecantikan berkembang sejalan dengan perubahan gaya hidup dan perkembangan di bidang kosmetologi. Istilah cantik mempunyai makna sesuatu yang indah, yang dapat dinilai dan ditangkap oleh panca indera sebagai kecantikan lahiriah. Bentuk badan ideal, bentuk wajah bulat telur, mata bulat besar, kulit mulus dan rambut yang indah, gigi yang putih dan sehat, suara yang merdu merupakan kecantikan lahiriah yang dimiliki secara alamiah.Tidak banyak wanita yang memenuhi kriteria tersebut. Semua wanita secara lahiriah memiliki kelebihan dan kekurangan. Yang berwajah cantik pun tidak akan abadi seiring dengan waktu, akan mengalami penurunan dengan tanda-tanda : kulit mulai berkerut, mata akan tampak menurun. Tata kecantikan kulit merupakan seni mempercantik dan memperindah penampilan wajah. Tata kecantikan berfungsi untuk mengubah (make-over) kekurangan-kekurangan yang ada ke arah yang lebih cantik dan sempurna. Berbagai trik merias wajah dapat dilakukan untuk menyulap wajah menjadi istimewa. Proses untuk menguasai kemampuan make-over, memerlukan pengetahuan, keahlian, ketelitian, kreativitas, serta terus bereksperimen untuk mendapatkan hasil yang optimal. Kecantikan lahiriah tidak sempurna jika tidak dilengkapi dengan kecantikan rokhaniah (inner beauty). Kecantikan rokhaniah dipancarkan atau diekspresikan dari raut wajah yang berseri-seri, aura  muka yang cerah, menyenangkan, dan berhati tulus. Cantik rokhaniah akan membuat penampilan kulit menjadi lebih cerah dan energi yang dikeluarkan membuat wajah lebih bersinar. Cantik dari dalam, tidak dilihat dari penampilan lahiriah, tetapi lebih pada kemampuan dalam berperilaku dan berkomunikasi secara baik. Tidak setiap wanita, mampu mendapatkan kesempurnaan dalam kecantikan lahiriah dan kecantikan rokhaniah. Kesempurnaan perlu diupayakan melalui usaha yang dilakukan secara simultan untuk mendapatkan performance (penampilan) yang menarik.
 

2. Kesehatan
Penampilan diri yang optimal tidak terlepas dari faktor hygiene. Hygiene atau kesehatan adalah ilmu yang mempelajari cara-cara yang memberikan manfaat dalam menegakkan hidup sehat. Kesehatan diri dapat dibentuk melalui tindakan perawatan diri secara baik dan benar serta mentaati aturan-aturan hidup sehat. Hygiene dapat bersifat pribadi atau personal, dan yang lebih luas yaitu kesehatan lingkungan. Hygiene personal atau higiene pribadi terkait dengan pemeliharaan yang cermat, yang dilakukan seseorang untuk memelihara kesehatan dan kecantikan diri melalui aturan-aturan hidup yang sehat dan tindakan - tindakan dalam memelihara dan memupuk integritas jiwa. Hygiene personal bertujuan untuk pemeliharaan kesehatan secara pribadi yang menjamin kesehatan fisik (jasmani) secara optimal. Kesehatan jasmani erat kaitannya dengan penampilan lahiriah. Setiap orang akan mendambakan kecantikan dan keserasian dalam penampilannya. Kesehatan jasmani banyak dipengaruhi oleh kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan seseorang melalui pola hidup teratur seperti pola makan, pola tidur, olah raga dan perawatan diri. Kebiasaan atau pola hidup yang tidak baik, seperti merokok, kurang istirahat, makan tidak bergizi, pemakaian kosmetik yang berlebihan, jarang mandi akan membuat penampilan menjadi lesu, tidak bertenaga dan tidak segar. Kebiasaan mandi secara teratur dapat menghilangkan bau badan, debu dan sel-sel kulit mati. Mandi tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kebersihan, menjaga penampilan agar tetap segar, menjauhkan diri agar tidak stress, juga dapat memelihara kesehatan tubuh. Penggunaan sabun untuk mandi berfungsi untuk membersihkan kotoran dan debu dari permukaan kulit, pengelupasan kulit tua dan mati, serta membunuh kuman penyakit yang melekat. Mandi dengan menggunakan air hangat atau air dingin akan memberikan efek berbeda. Air hangat dapat membuat otot tubuh terasa rileks, sementara air dingin dapat membuat badan terasa segar. Pagi hari sebelum memulai kegiatan sepanjang hari, lebih dianjurkan untuk mandi air dingin, sedangkan mandi air hangat lebih tepat dilakukan pada sore atau malam hari menjelang istirahat. Jasmani yang sehat akan berdampak positif pada penampilan diri, oleh karena itu seseorang harus selalu tampil rapih, bersih, sehat dan memiliki apresiasi untuk hidup sehat. Penting bagi setiap orang untuk memelihara kesehatan tubuh agar dapat tampil prima, sehat dan segar. Untuk mendapatkan kondisi prima ini, diperlukan perawatan dari dalam tubuh dan ditunjang dengan perwatan tubuh secara rutin. Upaya perawatan kesehatan tubuh dari dalam meliputi aspek pemenuhan kebutuhan zat gizi (nutrient) untuk kebutuhan tubuh sehari-hari secara optimal. Makanan besar sekali peranannya dalam dunia kecantikan. Makanan yang kaya akan vitamin, dapat memberi sumbangan yang tidak ternilai harganya untuk kulit yang sehat dan pandangan mata yang baik. Pemenuhan kebutuhan zat gizi ini berasal dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari, yang mempunyai kandungan zat gizi terdiri dari hidrat arang sebagai sumber tenaga, protein, lemak, air, vitamin, mineral dan enzim tertentu dalam takaran yang ideal dan gizi seimbang yaitu pola makan yang berpedoman pada ‘Empat Sehat Lima Sempurna’ yang telah menjadi motto masyarakat Indonesia. Jika makanan yang dikonsumsi tercukupi, maka kondisi tubuh pun akan tertap terjaga. Sebagai contoh bayangan hitam gelap di bawah mata dan air muka yang pucat antara lain disebabkan oleh kekurangan zat besi yang berasal dari makanan dan hal ini akan mengakibatkan penurunan vitalitas serta kekuatan tubuh. Kekurangan zat gizi dapat menyebabkan tubuh rentan terhadap berbagai penyakit. Nutrisi seperti vitamin dan mineral dibutuhkan tubuh agar regenerasi sel kulit tua yang digantikan dengan sel kulit yang baru berjalan lancar, sekalipun nutrisi penting untuk kesehatan tubuh, asupannya harus tetap disesuaikan dengan kebutuhan. Kelebihan nutrisi dapat mengakibatkan kegemukan dan sebaliknya jika kekurangan nutrisi seperti niasin dapat menyebabkan pelagra, yaitu permukaan kulit pecah-pecah, berwarna merah dan gatal. Nutrient atau zat gizi yang dibutuhkan tubuh didapat dari makanan sehari-hari. Jika berbagai makanan dikonsumsi secara bergantian, semua kebutuhan tubuh akan zat gizi yang diperlukan akan dapat terpenuhi. Buah-buahna berwarna hijau dan kuning, serta sayuran hijau memiliki peranan penting untuk kesehatan kulit, karena buah merupakan sumber mineral. Tidak ada buah dan sayuran yang sempurna kandungan gizinya, oleh karena itu konsumsi buah dan sayur harus bervariasi agar dapat saling melengkapi. Seseorang yang rajin mengkonsumsi sayur-sayuran hijau akan terhindar dari serangan radikal bebas. Seperti diketahui, efek radikal bebas dalam tubuh, yaitu mempercepat penuaan, tetapi dengan mengkonsumsi sayur-sayuran hijau seperti bayam dan brokoli akan membuat awet muda. Mengkonsumsi sayur mayur juga akan membuat kulit lebih halus dan kenyal. Beberapa jenis sayuran memiliki fungsi untuk penyembuhan penyakit. Bayam merupakan jenis sayuran bergizi tinggi yang memiliki kandungan zat besi yang diperlukan tubuh untuk merangsang pertumbuhan sel-sel darah merah. Mengkonsumsi bayam dapat melindungi diri dari gejala-gejala penyalit kurang darah atau anemia yang membuat tubuh menjadi lemas. Kandungan serat yang tinggi membuat bayam bagus untuk ginjal dan organ pencernaan, sehingga dapat mengatasi sembelit dan melancarkan buang air besar. Brokoli merupakan jenis sayuran yang kaya vitamin, mineral dan serat. Mengkonsumsi brokoli mempunyai manfaat untuk : memperkecil resiko terjadinya kanker, membantu menurunkan resiko gangguan jantung dan strooke, membantu melawan anemia dan sangat bagus untuk regenerasi sel-sel kulit. Jenis sayuran wortel mempunyai kapasitas medis untuk mencegah dan mengatasi penyakit rabun senja, dapat mencegah stroke, dan mengatasi hipertensi. Wortel memiliki akndungan vitamin A yang sangat tinggi sehingga sangat baik untuk kesehatan mata. Kesehatan tubuh juga dapat diperoleh melalui aturan-aturan hidup yang benar seperti pemeliharaan tubuh yang baik dan teratur, cara berpakaian, cara berdandan atau merias diri. Olah raga secar teratur seperti berenang, aerobik, atau senam akan dapat menguatkan otot-otot dan memperlancar sirkulasi darah. Kesehatan rokhani terkait dengan kemampuan seseorang alam memelihara integritas diri melalui pola pikir yang sehat. Rokhani yang sehat akan dapat memberikan dukungan bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pikiran yang tidak tenang, tertekan, murung dan emosi negatif lainnya akan mempengaruhi seluruh ritme kehidupan. Emosi yang tidak terkendali dapat mempengaruhi penampilan diri. Kesedihan, kekecewaan dan amarah, dapat mempengaruhi aura yang dipancarkan seseorang. Penampilan yang segar, ceria dan sehat didukung oleh pengendalian emosi yang baik. Jiwa dan raga bersinergi sebagai satu kesatuan. Kesehatan yang terjaga secara baik, terbentuk oleh kondisi yang seimbang antara jiwa dan raga. Pikiran yang sehat dapat diusahakan dengan self control atau pengendalian diri yang diperkuat dengan keteguhan iman, pola pikir dan akal yang sehat, keseimbangan emosi dan ketentraman rokhani. Sikap mental yang baik seperti optimisme, percaya diri, keperdulian yang tinggi, disiplin, semangat dan harapan dapat memperkuat dan meningkatkan kesehatan. Perilaku yang dilandasi akal sehat dan emosi yang baik akan dapat mempengaruhi penampilan diri sebagai ekspresi yang keluar dari hati yang bersih. Kesehatan rokhani dapat dibina melalui relaksasi seperti meditasi ringan atau yoga. Aktivitas tersebut dapat membantu menjernihkan dan mencerahkan pikiran serta membantu meningkatkan konsentrasi dan ketenangan jiwa. Hygiene lingkungan dapat diartikan tindakan-tindakan dalam pengelolaan lingkungan hidup yang dapat memberi kemungkinan terbaik untuk hidup sehat. Rumah dan halaman yang sejuk, udara dan air yang bersih, sirkulasi udara yang lancar, saluran air yang bersih, bebas dari kebisingan dan polusi dapat mendukung terciptanya lingkungan yang sehat. Faktor lingkungan alam dapat memberikan dampak yang tidak baik untuk kesehatan kulit seperti kontak dengan sinar matahari secara berlebihan, dimana efek sinar ultra violet A dan B dari matahari dapat menimbulkan berbagai kerusakan pada kulit dan struktur penunjang kulit sehingga kulit lebih cepat tumbuh kerut-kerut (penuaan dini), menimbulkan bercak/noda hitam atau putih. Kelembaban udara yang rendah seperti ruangan ber-AC memberikan dampak yang tidak baik terhadap kulit.
 

3. Kepribadian
Kecantikan dan penampilan diri erat kaitannya dengan aspek kepribadian. Kepribadian yang matang dapat mendukung tercapainya kesuksesan dalam kehidupan. Kepribadian dapat diperbaiki, dibentuk dan dikembangkan melalui pendidikan dan pengendalian diri. Kepribadian memberikan pengaruh terhadap penampilan seseorang. Penampilan yang baik dapat memperkuat kepercayaan terhadap diri sendiri serta meningkatkan rasa harga diri. Istilah kepribadian mengandung pengertian tentang ciri-ciri khas tingkah laku dan kebiasaan seseorang, yang nampak dari aktivitas fisik, mental dan sikap yang melekat pada dirinya. Kepribadian dipengaruhi oleh pola pikir,kemampuan berkomunikasi, intelegensi, kecakapan, pendidikan, kesehatan jasmani dan keseimbangan emosi. Penampilan yang baik dapat menimbulkan rasa hormat dan rasa simpati serta menjadikan kehadirannya disenangi. Kepribadian dapat dikembangkan ke tingkat yang lebih baik melalui pengalaman hidup sehari-hari yang dicerminkan melalui sikap dan keyakinan diri. Sikap hidup yang baik mampu mengendalikan keinginan, dan sifat responsif terhadap orang lain serta kemampuan dalam memecahkan berbagai masalah. Sikap yang tenang dan optimis terhadap kehidupan akan membantu proses kematangan diri. Pada dasarnya setiap orang dapat membiasakan diri belajar menekan dan mengendalikan tanda-tanda kemarahan, ketidaksabaran dan iri hati melalui sikap yang dapat diterima orang lain dan lingkungan. Sikap positif yang mengesankan, memiliki kemampuan untuk menumbuhkan kepercayaan pada diri sendiri dan dapat memperluas hubungan persahabatan. Pola pikir yang melekat pada diri seseorang akan menjadi bagian dari kepribadiannya. Nilai kepribadian dapat dilihat dari pola pikir yang cerdas dan positif. Cara berfikir yang baik akan dapat membantu seseorang dalam memecahkan persoalan yang dihadapinya. Cara berkomunikasi yang ditampilkan melalui ucapan, aktivitas dan cara memandang orang lain akan berdampak pada kepribadian nya. Seseorang dengan kontrol bicara yang tidak seimbang akan berdampak pada penilaian orang terhadap kepribadiannya. Suara dengan nada yang menyenangkan, akan lebih menarik, dibandingkan dengan nada suara yang keras. Kata-kata yang sudah terucapkan, tidak dapat ditarik kembali sehingga dapat mempengaruhi penilaian orang terhadap kepribadian kita. Cara berbicara erat kaitannya dengan etika dan sopan santun dalam pergaulan. Bicara dengan suara yang lembut dan nada suara yang tidak keras, akan menenangkan dan menyenangkan orang yang mendengarkannya. Kita harus berusaha untuk dapat belajar mendengarkan dan memahami pendapat orang lain. Tenggang rasa menunjukkan emosi seseorang dalam menyesuaikan diri kepada situasi baru dan kemampuan menyelesaikan masalah. Tenggang rasa biasanya dilandasi oleh daya tarik,hati yang terbuka, perasaan yang tulus dan kasih sayang. Tenggang rasa dapat mempengaruhi kepribadian seseorang, kemampuan ini dapat dilatih dengan belajar menunjukkan emosi yang menyenangkan dan terkendali, mengucapkan salam dengan senyuman, adanya kemauan untuk memikul tanggung jawab persahabatan, keikhlasan hati untuk menolong serta mau membuka perasaan hati, keramahtamahan dan kehangatan dalam pergaulan. Keseimbangan emosi erat kaitannya dengan kesehatan mental. Keseimbangan emosi akan nampak pada ekspresi wajah, ketidaksabaran dan gerakan-gerakan tangan yang menandakan diri dalam keadaan marah. Belajarlah untuk menunjukkan emosi-emosi yang menyenangkan dalam situasi dan kondisi apapun serta dalam menghadapi berbagai hal yang tidak menyenangkan karena keseimbangan emosi akan mempengaruhi penilaian orang terhadap kepribadian kita.